COVID019
For information and policies about Covid-19, For more details click here.
Travel Advice during Covid-19 Period at Angkasa Pura II Airports. Click here.
Enhancement of Precautionary Measures Against Covid-19 at Angkasa Pura II Airports. Click here..
X

  • News
  • Skytrain Bandara Soekarno-Hatta Meluncur Tengah Tahun Ini

News

Latest news about PT Angkasa Pura II (Persero)

Skytrain Bandara Soekarno-Hatta Meluncur Tengah Tahun Ini

30 Nov -0001

Tengah tahun 2017 ini, Bandara Soekarno-Hatta akan makin cantik. Akses di dalam bandara, terutama antar terminal dipastikan akan lebih lancar karena akan dioperasikannya skytrain atau Automated People Mover System (APMS) secara gratis. artinya, penumpang tidak harus membayar untuk mendapatkan pelayanan kereta layang ini. Jika anda pernah berkunjung ke Bandara Changi, Singapura dan melihat kereta berputar-putar di atas tiang-tiang tinggi, bergerak antar terminal, kira-kira begitulah nanti skytrain yang ada di Bandara Soekarno-Hatta.

Menurut President Director PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin, pada tahap awal skytrain di bandara ini akan dioperasikan mulai Juni 2017. Yaitu menggunakan 1 trainset yang terdiri dari 2 kereta dengan kapasitas total dapat menampung 176 orang. Pada tahap awal ini, skytrain hanya melayani  perpindahan penumpang pesawat atau pengunjung bandara dari Terminal 2 ke Terminal 3 PP.

Skytrain akan beroperasi penuh dengan 3 trainset berkapasitas total 528 orang pada Agustus 2017. Pada tahap itu, skytrain akan menghubungkan Terminal 1, Terminal 2, Terminal 3, dan integrated building yang menjadi satu dengan stasiun kereta bandara. Kereta bandara yang menuju Bandara Soekarno-Hatta saat ini juga tengah dibangun.

Jika kereta bandara sudah jadi, skytrain ini akan memudahkan penumpang kereta bandara karena akan menjadi transportasi penyambung ke terminal bandara.

“Demi mengoptimalkan pelayanan, headway Skytrain kami canangkan maksimal 5 menit  dari T1 ke integrated building, lalu lanjut ke T2 dan T3 ditetapkan 7 menit. Bagi penumpang pesawat atau pengunjung bandara dapat dengan mudah melihat informasi jadwal atau waktu kedatangan Skytrain di aplikasi Indonesia Airport yang dapat di akses melalui smartphone,” ujar Hamid hari ini, Rabu (8/2/2017) di Tangerang.

Skytrain Bandara Soekarno-Hatta ini dibangun dengan investasi mencapai Rp 950 miliar. Terdiri dari investasi pengadaan trainset dan investasi pembangunan infrastruktur.

Pengadaan trainset Skytrain beserta teknologi di dalamnya disiapkan oleh PT LEN Industri (Persero) dan Woojin asal Korsel, dengan nilai investasi yang dikeluarkan AP II  sebesar Rp 530 miliar. Skytrain ini dilengkapi sistem automated guideway transit (AGT) dengan ban karet yang dilengkapi pengarah dan berpenggerak sendiri atau self propelled. Kecepatan operasi Skytrain ini dapat mencapai 60 km/jam.

Untuk pembangunan infrastruktur seperti jalur dan terminal Skytrain, AP II  berinvestasi sebesar Rp 420 miliar di mana pembangunannya dilakukan oleh KSO antara PT Wijaya Karya Tbk. dan PT Indulexco.

Hamid Awaludin mengharapkan adanya  Skytrain dan kereta bandara akan mengurangi volume kendaraan bermotor di akses bandara maupun di kawasan bandara sehingga arus lalu lintas dapat lebih lancar.

Dengan pengoperasian Skytrain dan kereta bandara, AP II  juga  menargetkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta dapat meraih sertifikat Bintang 5 Skytrax.