Bandara Kami

PT Angkasa Pura II (Persero) mengelola 16 bandara utama yang tersebar di Indonesia.

Pilih salah satu bandara untuk melihat informasi
Bandara Tjilik Riwut
submenu

Bandara Tjilik Riwut

Bandar Udara Tjilik Riwut (bahasa Inggris: Tjilik Riwut Airport) (IATA: PKY, ICAO: WAGG) dikenal juga Bandar Udara Palangkaraya, sebelumnya bernama Bandar Udara Panarung, merupakan sebuah bandara di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia. Bandara ini adalah Bandara Terbesar di Kalimantan Tengah. Bandara ini juga Merupakan Embarkasi Calon Jemaah Haji Kalimantan Tengah. Dan kini Bandar Udara Tjilik Riwut sedang dalam pembangunan Hangar Lion Air dan Sekolah Penerbangan Lion Air yang dikelola oleh Lion Air. Tahun depan landasan pacu di bandar udara ini akan di perpanjang menjadi 3,000 oleh 45 meter (10 ft × 148 ft) dan penambahan landasan sepanjang 3.000 m. Dan akan dibangun juga terminal baru Bandar Udara Tjilik Riwut dengan luas 20.553 meter persegi dengan tingkat dua dan dapat menampung penumpang sebanyak lebih dari 1000 orang. Bandar Udara Tjilik Riwut diusulkan menjadi bandara internasional.

Sebelumnya Bandar Udara Tjilik Riwut mempunyai nama Pelabuhan Udara Panarung berdiri pada tanggal 1 Mei 1958 yang peresmiannya dilaksanakan oleh Residen Kalimantan Tengah yaitu Bapak Tjilik Riwut. Pada saat itu dapat difungsikan dan didarati Pesawat Terbang jenis Twin Otter (dari TNI-AU) Pada Tanggal 24 September 1973 Pelabuhan Udara Panarung oleh Pemerintah Daerah Kalimantan Tengah di serahterimakan kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Departemen Perhubungan RI .Sejak itu tanggung jawab Pemerintah Daerah Kalimantan Tengah beralih sepenuhnya kepada pemerintah pusat,sebagai tindak lanjut dari serah terima tersebut oleh Menteri Perhubungan Bapak. Prof. Dr. Emil Salim dinyatakan Pelabuhan Udara Panarung Palangka Raya sebagai Pelabuhan Udara untuk lalu lintas udara dalam negeri (Domestik) dengan menggunakan pesawat jenis Fokker 27.

Pelabuhan Udara Panarung Menjadi Bandar Udara Tjilik Riwut Bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan Nasional tanggal 10 Nopember 1988 nama Tjilik Riwut (mantan Gubernur Kalimantan Tengah), diabadikan untuk nama Bandar Udara Ibukota Provinsi Kalimantan Tengah Palangka Raya yang sebelumnya bernama Pelabuhan Udara Panarung. Penggantian nama menjadi Bandar Udara Tjilik Riwut serta penandatanganan prasastinya dilakukan oleh Menteri Perhubungan Republik Indonesia Bapak Ir. Azwar Anas. Penggantian nama tersebut sesuai dengan usul Gubernur Kalimantan Tengah, DPRD Kalimantan Tengah dan rekomendasi/tanggapan Menteri Dalam Negeri. Pengabadian nama tersebut karena Tjilik Riwut adalah seorang Pahlawan Nasional (Keputusan Presiden Republik Indonesia tanggal 6 November 1988 No.108/TK/1988).

Pada 28 Maret 2019 dioperasikan terminal baru ini, terminal lama bandara ini dipindahkan ke terminal baru bandara ini.

Pada 8 April 2019 terminal baru ini diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Fasilitas

Peta Rute Penerbangan

Rute Penerbangan Bandara Tjilik Riwut

Market Opportunity

Airport Development