COVID019
Untuk informasi detail perkembangan dan kebijakan-kebijakan terkait dengan Covid-19 dapat diakses disini.
Anjuran Perjalanan pada Masa Covid-19 di Bandara-Bandara Angkasa Pura II. Klik disini.
Peningkatan Tindakan Pencegahan Terhadap Covid-19 di Bandara-Bandara Angkasa Pura II. Klik disini.
X

  • Berita & Event
  • Sah! Angkasa Pura II Resmi Kelola Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya

Berita & Event

Berita terbaru mengenai PT Angkasa Pura II (Persero)

Sah! Angkasa Pura II Resmi Kelola Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya

20 Dec 2018

Jakarta - PT Angkasa Pura II (Persero) melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Republik Indonesia mengenai Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) Barang Milik Negara Pada Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Tjilik Riwut Palangkaraya.

Pada acara yang dihadiri oleh Menteri Perhubungan tersebut juga sekaligus menandakan Pengalihan Pengoperasian Bandara Tjilik Riwut untuk operasional, Serah Terima Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Negara serta Serah Terima Pegawai Negeri Sipil antara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dengan PT Angkasa Pura II (Persero).

Budi Karya Sumadi selaku Menteri Perhubungan, berpendapat “Bandara Tjilik Riwut saat ini sudah melayani kurang lebih satu juta penumpang per-tahunnya dan memiliki kemungkinan lonjakan penumpang. Diharapkan pengembangan infrastruktur serta sistem manajemen kebandarudaraan yang dilakukan Angkasa Pura II, akan mampu mendorong pertumbuhan penumpang dan ekonomi di Palangkaraya dan sekitarnya.”

Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Negara ini merupakan yang pertama di Indonesia, dengan metode kerjasama ini akan membantu  meningkatkan pemasukan negara melalui Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Pada kesempatan yang sama, Muhammad Awaluddin, President Director Angkasa Pura II menyatakan, “Angkasa Pura II akan fokus dalam mengembangkan Bandara Tjilik Riwut, diantaranya dengan menambah luas landasan pacu dan pembangunan terminal baru. Landasan pacu yang saat ini berukuran 2.600 meter persegi menjadi 3.000 meter persegi dan pembangunan terminal baru seluas 20.553 meter persegi juga sedang dilakukan.”

Besaran nilai BMN yang menjadi objek perjanjian ialah sebesar 3,68 Triliun Rupiah dengan Pemanfaatan Kerja Sama dilakukan selama 30 tahun dimana PT Angkasa Pura II (Persero) akan berinvestasi sebesar kurang lebih 480 Milyar Rupiah.

Selain Bandar Udara Tjilik Riwut yang berlokasi di Palangkaraya, PT Angkasa Pura II (Persero) juga rencanan